Hamil Anggur di Wanita – Gejala, Resiko, Bahaya dan Penanganan

Google AdSense

Hamil anggur merupakan Disorientasi satu masalah kesehatan yang jarang sekali terjadi, di mana kemungkinannya hanyalah 1-3 kasus dari 1000 kehamilan yang terjadi di seorang wanita. Hamil anggur yaitu tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim, yaitu saat sel telur yang dibuahi dan plasenta tak berkembang dengan cara normal. Sedemikian sehingga sel-sel abnormal tersebut akan membentuk kumpulan kista. Meskipun di umumnya hamil anggur yaitu tumor jinak, namun tak menutup kemungkinan Bisa menjadi tumor ganas.

Penyebab dan Jenis

Google AdSense

Kehamilan anggur terjadi dikarenakan di karenakan adanya ketidakseimbangan kromosom. Yang mana, kelainan ini Bisa aja terjadi apabila sel telur yang dibuahi tak mempunyai informasi genetika atau satu sel telur dalam kondisi normal yang dibuahi oleh 2 sperma dengan cara bersamaan. Sedemikian sehingga dari sinilah hamil anggur Bisa dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu hamil anggur lengkap (complete) dan hamil anggur parsial.

  • Hamil anggur lengkap (complete) yaitu kondisi saat sel telur yang tak mempunyai informasi genetika dibuahi oleh sperma dan tak berkembang menjadi janin (fetus), akan akan tetapi berkembang menjadi sekumpulan jaringan abnormal yang setelah itu dengan cara berangsur-angsur Bisa memenuhi rahim (uterus).
  • Hamil anggur parsial yaitu kondisi saat satu sel telur normal dibuahi oleh dua sperma, di mana jaringan plasenta abnormal akan tumbuh dengan cara bersamaan dengan janin (fetus) yang juga dalam keadaan abnormal. di umumnya, jaringan fetus tersebut akan mendapatkan kerusakan fatal sehingga tak akan berkembang dengan cara normal.

Gejala

Adapun beberapa ciri dan gejala yang biasanya muncul di wanita penderita hamil anggur diantaranya :

  • mendapatkan pendarahan dari vagina, terutama di trimester pertama
  • Mual dan muntah yang parah
  • Ukuran rahim yang lebih besar dari biasanya
  • Panggul terasa sakit
  • Keputihan yang disertai keluarnya jaringan berbentuk anggur dari vagina
  • Hipertensi dalam kehamilan
  • Kista ovarium
  • Munculnya Asterik-Asterik penyakit hyperthyroid yang meliputi gemetar, berkeringat, rasa lelah, dan jantung yang berdegup kencang.
  • Anemia

Beberapa ciri dan gejala di hamil anggur cenderung sama seperti hamil biasa sehingga akan sulit terdeteksi oleh penderita. Oleh di karenakan itu, menjalankan Inspeksi kepada dokter sejak dini atau sejak awal kehamilan yaitu langkah tepat yang mestinya dilakukan sebelumnya timbul ciri dan gejala yang semakin parah.

Diagnosa

wajib diketahui bahwa sebenarnya hamil anggur di wanita mempunyai kecenderungan gejala yang sama dengan kondisi kehamilan normal. Sehingga tak menutup kemungkinan akan sulit terdeteksi tanpa melalui Inspeksi yang lebih detail kepada dokter kandungan, yaitu memakai manfaat USG kehamilan dan tes darah.

Keadaan hamil anggur ini umumnya diketahui melalui proses USG di trimester pertama kehamilan, yaitu tepatnya di minggu 10 hingga 14 masa kehamilan. Sedangkan untuk tes darah juga akan dilakukan untuk mengukur kadar hormone HCG Ibu hamil yang Herbi dengan kehamilannya.

Faktor Resiko

Adapun faktor-faktor yang Bisa mempertinggi resiko seorang wanita untuk mendapatkan hamil anggur, diantaranya:

1. Ditinjau dari usia sang Ibu saat hamil

Usia seorang wanita untuk mendapatkan hamil anggur saat hamil yaitu di usia 36-40 tahun dengan resiko kemungkinan hingga 2x lipat. Sedangkan di usia 40 tahun ke atas, resiko kemungkinan meningkat hingga 10x lipat. Sementara untuk kehamilan di usia muda yaitu di bawah 20 tahun juga mempunyai resiko kemungkinan mendapatkan hamil anggur meskipun sangatlah kecil.

2. ditinjau dari riwayat hamil anggur yang pernah dialami sebelumnya

Apabila seorang wanita pernah mendapatkan hamil anggur sebelumnya, maka kemungkinan untuk mendapatkan hamil anggur lagi menjadi semakin besar. Seorang wanita yang pernah mendapatkan hamil anggur sebanyak 1 kali, maka kemungkinan untuk mendapatkan hamil anggur lagi di kehamilan yang berikutnya ialah sebesar 1,2% hingga 2,7%. Sedangkan seorang wanita yang mempunyai riwayat pernah mendapatkan hamil anggur sebanyak 2 kali, maka kemungkinan untuk mendapatkan hamil anggur di kehamilan yang berikutnya ialah sebesar 23%. Yang mana, kondisi riwayat hamil anggur ini biasanya terjadi dengan cara berturut-turut.

3. Ditinjau dari riwayat pernah tidaknya mendapatkan keguguran

Apabila wanita pernah mendapatkan keguguran sebelumnya, maka resiko untuk mendapatkan hamil anggur di kehamilan yang berikutnya akan semakin besar. (Baca juga : Boga pasca keguguran – minuman yang menyebabkan keguguran)

Bahaya

Sedangkan untuk bahaya hamil anggur sendiri terdapat berbagai kemungkinan yang pasti terjadi apabila seorang wanita mendapatkan hamil anggur di saat hamil, diantaranya:

  1. Keguguran di janin (fetus) – Keguguran ini terjadi dikarenakan di karenakan perkembangan janin (fetus) yang abnormal ataupun jaringan fetus yang mendapatkan kerusakan fatal sehingga, tak mampu berkembang dengan cara normal. Sedangkan untuk bahaya terjadinya keguguran yang lainnya ialah saat sang Ibu mendapatkan benturan atau jatuh.
  2. mendapatkan pendarahan – Yang mana, pendarahan di sini merupakan kondisi saat darah keluar begitu banyak atau volume yang Lebih dari dalam vagina. Pendarahan ini juga Bisa menjadi penyebab awal sang Ibu mendapatkan keguguran dalam kandungan atau kehamilannya.
  3. Membahayakan nyawa ibu – Terjadinya kehamilan yang tak normal dan merusak kondisi sang Ibu. Bahaya ini Bisa aja terjadi apabila hamil anggur tak Genjah ditangani, dimana kemungkinan terburuk Bisa juga merenggut nyawa sang Ibu. Oleh di karenakan itu, jangan anggap remeh hamil anggur sekalipun itu merupakan tumor jinak.
  4. Menimbulkan tumor jinak – ialah tak menutupnya kemungkinan bahwa hamil anggur yang merupakan tumor jinak berubah menjadi tumor ganas. Meskipun hingga saar ini belum diketahui mengapa perubahan tersebut Bisa terjadi. Yang mana, kasus ini dialami oleh sang Ibu hamil di usia 40 tahun ke atas.
  5. Kemungkinan munculnya kanker – Apabila demikian, maka wajib Genjah mendapat penanganan yang serius di karenakan kanker ini mempunyai kemungkinan untuk tersebar hingga ke otak.

Langkah Penanganan

Apabila hasil diagnosa yang dilakukan ialah positif mendapatkan hamil anggur, maka dokter biasanya akan menganjurkan pasien atau penderita untuk menjalani penangan secepatnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi, seperti penyakit trofoblastik gestasional. selain itu, juga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya bahaya yang telah disebutkan, terutama bahaya ketiga yang Bisa menjadi kemungkinan terburuk.

Operasi pengangkatan jaringan abnormal di wanita yang mendapatkan hamil anggur merupakan Disorientasi satu metode utama yang Generik dilakukan. Yang mana, langkah metode ini dilakukan dengan beberapa prosedur yang meliputi:

  • Kuret
  • Histerektomi atau pengangkatan rahim. Proses ini akan dilakukan apabila pasien atau penderita sudah tak punya keinginan untuk mempunyai keturunan lagi.

Setelah itu, dokter akan mengulangi Inspeksi kadar hormone HCG. Sedemikian sehingga apabila pasien masih mempunyai hormone HCG tersebut, maka dokter akan menjalankan penanganan lebih lanjut. Proses Inspeksi HSG ini biasanya berlangsung selama setengah hingga satu tahun pasca operasi tiap dua minggunya untuk memastikan tak ada lagi sel-sel abnormal yang kembali tumbuh dan juga memantau gejala-gejala lain yang mungkin aja terjadi, seperti gejala penyakit trofoblastik. Adapun syarat yang biasanya dianjurkan oleh dokter selama masa pemantauan ialah meminta pasien untuk menunda kehamilan.

Selain itu, ada juga penanganan lebih lanjut yang masih kontroversial, yaitu kemoterapi. Yang mana, sebagian dokter mengatakan bahwa kemotrapi Bisa aja langsung dilakukan meskipun biayanya mahal. Sedangkan sebagian lainnya berpendapat bahwa penanganan hamil anggur di wanita ialah cukup di kuret aja.

Info seputar proses kehamilan yang wajib diketahui :
  • proses pembukaan saat melahirkan
  • proses persalinan
  • ciri ciri kehamilan 1 minggu
  • gizi ibu hamil
  • ciri hamil anak laki laki
  • Boga sehat awal kehamilan
  • tekanan darah tinggi di ibu hamil
  • tips menjaga kehamilan muda
  • hamil di usia 40 tahun ke atas
  • bahaya karena hamil di usia muda
  • mitos kehamilan
  • kehamilan di atas 45 tahun
  • hamil saat menyusui
  • wasir saat hamil
  • ciri hamil anak kembar

Google AdSense